Project Summary

  • 0$ 0.00% / 1$
  • Expired 0 Partners
  • by Tania Bae, in Business & Economy
  • Join

    PT RAPP Milik Sukanto Tanoto Bantu Promosikan Batik Pelalawan

    PT RAPP Kini Bantu Promosikan Batik Khas Pelalawan dan mendukung produk asli dari tanah air serta ukm agar bisa maju dan menembus pasar.

    Tidak hanya aktif dalam bidang kesehatan dan perkebunan Kelapa Sawit, Sukanto Tanoto juga membantu dalam bidang apapun. Saat ini juga telah berdiri sebuah rumah batik dibawah naungan PT RAPP yang sekarang ini sedang berupaya membantu promosi batik khas Pelalawan yang diajukannya. 
    Pada pelaksanaan Pelalawan Expo yang diselenggarakan pada HUT ke 16 Kabupaten Pelalawan, stan milik PT RAPP memang turut membantu promosi batik khas Pelalawan yang dijuluki dengan nama batik bono. 

    Batik Bono Batik Khas Pelalawan yang Sedang Dipromosikan


    Semua ini berawal dari indahnya alam Pelalawan yang sangat potensial untuk apapun. Kemudian salah satu potensi alamnya disulap menjadi sebuah mahakarya indah dengan ciri khas batik yang bernama batik bono. Batik bono sendiri merupakan salah satu batik dengan motif gelombang bono yang kini sudah menjadi salah satu icon wisata di daerah ini.

    PT RAPP yang merupakan sebuah perusahaan pulp and paper, selain memproduksi paper dan sejumlah peralatan mesin pemadam kebakaran yang terpajang, mereka juga memamerkan batik bono khas Kabupaten Pelalawan yang diklaim bahwa batik ini akan dibantu promosinya oleh PT RAPP guna menunjang budaya daerah yang bersangkutan. Mulai dari kain hasil batikan sampai kain yang baru dimotif terpajang dengan detail rapi yang sangat indah di PT RAPP.
    Dari sekian banyak perusahaan yang ada, memang hanya PT RAPP yang telah melakukan upaya pembinaan kepada para pengrajin seni batik khas Pelalawan yang juga dikelola melalui program Community Social Responsibility (CSR). Salah satu tujuannya adalah agar diketahui oleh masyarakat bahwa ada banyak potensi di masyarakat yang harus selalu dibina dan dikembangkan. Saat ini batik Bono sendiri sudah resmi mendapatkan hak cipta dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop-UKM). Tentu ini juga sudah menjadi simbol yang sangat baik bagi kemajuan batik bono di Pelalawan.

    Manager Program Community Development PT RAPP, Sundari Berlian juga menyatakan bahwa sebenarnya ia tak pernah menyangka jika usaha batik yang merupakan salah satu karya seni Indonesia bisa mendapatkan pengakuan secara resmi dari pemerintah Pusat. Padahal awalnya kegiatan batik yang dilakukan oleh masyarakat bersama PT RAPP berangkat dari rasa prihatin akan nasib batik Riau karena tidak pernah mendapat pengakuan padahal Riau juga sangat berpotensi atas batiknya. Saat ini sudah ada 50 orang yang bekerja di rumah batik Andalan PT RAPP.

    Ketika Sundari Berlian ditanya mengenai konsep dari batik Bono yang diusung, ia sendiri mengatakan bahwa konsepnya berjalan lurus dengan potensi Pelalawan dan juga menjadi ide sejalan dengan konsep wisata Bono yang menjadi program Bupati Pelalawan di Kecamatan Teluk Meranti. Tindakan ini juga berupaya mengenalkan wisata Bono sekaligus warisan budayanya agar lebih dikenal nusantara dan dunia pada umumnya.

    source profile kabardunia.com